Nama Pelatih Inggris Menjadi Nama Stasiun Kereta Bawah Tanah

Gareth memang tak berhasil menuntun tim nasional Inggris menjadi juara Piala Dunia 2018. Walau demikian, nama sang pelatih tersebut dijadikan nama sebuah stasiun kereta bawah tanah sebagai bentuk apresiasi kepadanya.

Ddibawah arahan Southgate, Inggris mengakhiri perjalanan merek dalam Piala Dunia 2018 i peringkat keempat. The Three lions harus mengakui kekalahannya dengan kroasia di babak semifinal dan kemudian kalah dari Belgia dalam partai perebutan juara ketiga.

Bagi Inggris sendiri, harus menjadi penghuni poisisi keempat adalah prestasi terbaik kedua mereka yang dimana sudah pernah mereka dapatkan pada Piala Dunia 1990. Sebelumnya pada Piala Dunia 1966 Inggris pernah menjadi Juara Dunia dan itu adalah prestasi terbaik mereka sampai kini.

Inggris dianggap sudah melampaui perkiraan karena mereka berangkat ke Rusia dengan mengandalkan banyak pemain muda. Selain itu Southgate sendiri dinilai membawa angin perubahana dalam tim nasional Inggris.

Sebagai penghargaan untuk Southgate, pihak Transport for London (TfL) mengubah nama stasiun kereta bawah tanah yang terletak di Enfield, London Utara dengan nama pelatih berusia 47 tahun tersebut. Stasiun tersebut sebelumnya bernama Southgate dan diubah menjadi gareth Southgate.

Memang peubahan nama stasiun ini tak permananen. Pergantian nama stasiun tersebt menjadi Gareth Southgate hanya selama 48 jam hingga akhir hari Selasa (17/7/18).

“Kami gembira bisa menunjukkan apresiasi kami kepada Gareth dan tim dengan mengubah nama stasiun,” tulis Transport for London dalam pernyataannya.

Inggris sendiri bukan satu – satunya yang melakukan hal semacam ini. Prancis juga merubah sementara nama 6 stasiun Paris Metro setelah tim nasional mereka berhasil menjadi juara Piala Dunia 2018.