Deschamps Ingin Anak Asuhnya Menangkan Ballon d’Or

Didier Deschamps, pelatih tim nasional Prancis menjagokan Kylian Mbappe, Antoine Griezmann dan Raphael Varane sebagai kandidat peraih Ballon d’Or.

Les blues mengikuti jejak senior mereka dua dekade yang lalu dengan menjadi juara di Piala Dunia 2018 setelah berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2.

Kylian mabppe sendiri dijatuhi penghargaan sebagai pemain muda terbaik dalam ajang Piala Dunia 2018 kemarin dengan menyumabngkan 4 gol untuk Prancis termasuk satu golnay ketika di babak final. Sedangkan striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann mencetak gol dengan jumlah yang sama dengan Pogba dan Varane yang memiliki peran penting pada babak sistem gugur.

Tak heran jika Deschamps berharap anak asuhnya tersebut dapat mematahkan dominasi Lionel Messi dan Christiano Ronaldo yang sama – sama tak membantu tim nasional negaranya masing – masing mencapai bbak perempat final.

Walau demikian, Didier Deschamps enggan menyebutkan siapa yang lebih layak untuk mendapatkan penghargaan Bola Emas dari keempat nama tersebut.

“Ya Griezmann merupakan kandidat potensial untuk Ballon d’Or. Dia pantas mendapatkannya,” ucap Deschamps pada L’Equipe. “Bukan hanya dia seorang, tapi dia memang pantas. Akan jadi hal yang sangat baik [jika bisa meraih] Ballon d’Or.”

“Kita sudah sering lihat, masih ada dua nama yang masih menjadi kandidat… Ayo lah, bahkan dengan tiga kandidat, tetap akan ada Messi dan Ronaldo dengan segala yang mereka wakili di dunia dan apa yang mereka lakukan. Neymar juga, meski dia masih disebut terakhir.”

“Apakah Raphael Varane pantas mendapatkannya? Tentu saja dia layak. Apakah dia yang jadi juara? Seorang pemain bertahan, ya [pantas] tapi secara umum pemenangnya selalu penyerang.”

“Saya berharap jika pemenangnya adalah pemain Prancis karena tahun ini tahunnya Piala Dunia dan bisa sukses menjadi juara dunia.”

“Kylian masih berusia 19 tahun. Kita akan berkata dia masih mempunyai waktu [untuk jadi juara Ballon d’Or]. Namun di sisi lain ada banyak yang ia lakukan. Bisa sepenting dan seefektif itu di umur 19 tahun adalah hal yang luar biasa.”

“Paul, dengan trofi Piala Dunia yang ia menangkan… Jangan tanya saya siapa yang lebih pantas [di antara para pemain Perancis].”