Aymeric Laporte Iri Tak Ikut Angkat Trofi Piala Dunia 2018

Aymeric Laporte mengungkapkan bahwa dirinya iri hati menyaksikan tim nassional Prancis menjadi juara di Piala Dunia 2018 sementara ia tak dipanggil masuk ke skuad oleh Didiers Deschamps.

Pemain bek milik Manchester City ini menajdi salah satu dari sekian banyak pemain yang tak dipanggil Deschamps ke dalam skuad Les Blues. Laporte sebenarnya memiliki hak bermain bagi Spanyol karena memiliki darah keturunan Basque.

Laporte mengaku dirinya iri melihat rekan – rekannya mengangkat trofi di Rusia.

“Sejujurnya ada perasaan iri. Keputusan [skuad timnas] telah dibuat dan Anda harus menerimanya. Seperti itu lah sepak bola,” ujar Laporte.

“Saya tidak kaget dengan tidak dipanggil masuk ke skuad. Sebelumnya pun saya tidak dipanggil, tapi ada sedikit rasa kecewa bagi saya karena tidak terlibat.”

“Musim panas ini berjalan baik. Ada banyak waktu bersantai bersama keluarga dan sahabat. Saya sangat senang bisa kembali ke rumah usai melakoni satu musim yang sulit.”

Aymeric Lapoerte sendiri tiba di Etihad pada bulan Januari kemarin dan langsung membantu Pep Guardiolameraih trofi Liga Inggris dan juga Piala EFL.

Pemain bola yang berusia 24 tahun ini memnganggap kegagalan di Liga Champions sedikit menyisakan kekecewaan nmun ia yakin The Skyblues akan memperoleh keberhasilan di musim depan.

“Saya melakoni enam bulan yang baik di sini. Kami memenangi dua trofi dan tentunya memenangi banyak pertandingan,” tambah Laporte. “Akan indah jika kami bisa melaju jauh di Liga Champions lalu tapi itu sesuatu yang bisa kami usahakan musim depan.”

“Saya merasa sudah menjadi starter sejak bergabung ke sini. Saya akan terus berlatih untuk tetap berada di starting XI dan jika kami terus memenangi laga, maka saya berharap saya bisa melakukannya. Semua orang ingin jadi starter dan saya berusaha untuk itu.”