Presiden Napoli Nilai Juventus Bodoh Datangkan Ronaldo

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis mengungkapkan bahwa klub aslah Italia, Juventus bodoh karena mendatangkan Christiano Ronaldo dari Real Madrid dengan kondisi Ronaldo yang sudah semakin tua.

Mantan pemain MU tersebut pindah dengan dana sebesar 1,9 trilian rupiah dari Real Madrid ke Juventus.

Walau Ronaldo menerima upah yang lebih sedikit dibandingkan di Spanyol, Juventus diberitakan akan menggaji Ronaldo sebesar Rp 499 miliar per tahunnya dalam kontrak yang berdurasi empat tahun. Jumlah ini tentu melebihi gaji semua pemain top yang ada di daftar gaji Juve.

De Laurentiis menilai bahwa biaya sebesar itu adalah tindakan bodoh untuk seorang pemain bola yang sudah memasuki musim ke-17nya sebagai pemain profesional.

“Cristiano sudah semakin tua sekarang,” kata De Laurentiis kepada La Verita, seperti dikutip oleh media Spanyol AS.

“Berbicara tentang keseimbangan [neraca keuangan], sangat berbahaya bagi sebuah klub untuk menghabiskan begitu banyak uang hanya untuk satu pemain, yang sudah mencapai masa senjanya.”

“Gajinya benar-benar di luar kemampuan Juve. Saya bertanya-tanya apakah itu demi kesuksesan komersial [seperti penjualan jersey] atau untuk kesuksesan di atas lapangan hijau.”

“Jika Anda mulai membayar upah sebesar itu, cepat atau lambat, itu akan menggerogoti Anda.” Penilaian De Laurentiis tentang risiko keuangan berasal dari klaimnya bahwa Ronaldo lebih dulu ditawarkan kepada Napoli sebelum kepada Juventus.

Laurentiis mengakui ia sudah bertemu terlebih dahulu dengan agen pemain depan, Jorge Mendes, namun menemukan bahwa ternyata biayanya berada di luar jangkauan klub.

“[Mendes] mengatakan kepada saya bahwa Ronaldo akan membuat saya kaya, jadi saya membuat tawaran: 250 juta Euro (Rp 3,3 triliun) pertama yang dia bawa masuk akan disisihkan untuk Napoli dan 100 juta Euro (Rp 1,6 triliun) berikutnya untuk si pemain,” kata De Laurentiis.

“Dengan begitu, CR7 akan membayar untuk dirinya sendiri. Kemudian Juve muncul dan saat itulah perang penawaran dimulai.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *