Impian Modric Untuk Kroasia di Piala Dunia 2018

Luka Modric, kapten tim nasional Kroasia berharap dapat melewati pencapaian para sesepuhnya di Piala Dunia 1998. Dalam Piala Dunia 1998, tim nasional Kroasia yang dimotori oleh Zvonimir Boban cs dapat mengejutkan para penggila bola seluruh dunia dengan menjadi urutan yang ketiga dalam ajang Piala Dunia kala itu.

Hal mengejutkan 20 tahun silam itu membuat sang Kpaten timnas Kroasia saat ini, Luka Modric untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di Piala Dunia 2018 ini. Dalam Piala Dunia di Rusia ini, Kroasia mampu mencapai babak perempat final dan akan menghadapi sang tuan rumah pada hari Minggudini hari WIB, 8 Juli 2018 di Stadion Fischt, Sochi.

Jika berhasil menggulongkan sang tuan rumah, skuad asuhan Zlatko Dadic ini berkesempatan besar untuk menybelahi pencapaian tim nasional Kroasia di Piala Dunia 1998. Peluang The Blazers untuk melampaui torehan para seniornya cukup terbuka mengingat pada tahun ini Kroasi dihuni pemain – pemain yang memiliki kualitas tinggi.

“Berada di Piala Dunia ini adalah hak istimewa yang luar biasa. Bermain bersama negara saya adalah sebuah kehormatan dan kesenangan,” kata Modric, seperti dikutip dari situs resmi FIFA.

“Tapi untuk memenangkan Piala Dunia belum terpikirkan, itu hanya dongeng yang paling indah. Memang, akan sangat luar biasa bila mengangkat trofi sebagai kapten,” ujarnya menambahkan.

Tetapi, Modric juga tak ini larut begitu saja dalam angan – angan yang indah. Ia hanya berharap dapat fokus membantu Kroasia untuk melangkah lebih jauh lagi dari sebelumnya.

“Saya sekarang harus tenang dan fokus. karena saya memikul tanggung jawab sebagai kapten dan harus melakukannya. Saya ingin Kroasia mengeksplor bakat-bakatnya, agar bisa melangkah lebih jauh,” tutur gelandang berusia 32 tahun ini.

Mental yang dimiliki Modric pun diakui oleh sang pelatih, Zlatko Dalic.

“Saya kagum dengan determinasi dia (Modric) untuk menembak setelah gagal dalam perpanjangan waktu,” kata Dalic, seperti dilansir AFP.

“Dia mengambil tanggung jawab sebagai seorang kapten sejati, dan itu berbicara banyak bagi Luka. Dapatkah Anda bayangkan jika dia tidak mencetak gol? Tapi dia seorang pemain hebat,” ungkap Dalic.