Buffon Siap Tak Menjadi Kiper Starter di PSG

Gianluigi Buffon, sang kiper veteran yang kembali berlaga bersama PSG di musim mendatang mengetahui dirinya bukanlah pilihan utama di skuad inti klub Liga 1 Prancis, Paris Saint-Germain.

Pemain aslah Italia yang sudah berusia 40 tahun tersebut hanyalah salah satu dari tiga kiper bagus milik PSG bersama Alphonse Areola dan Kevin Trapp yang masing – masing dipanggil oleh negaranya untuk bermain di Piala Dunia 2018, yakni Prancis dan Jerman.

Thomas Tuche sang pelatih PSG pada pertandingan ICC kemarin menjadikan Buffon sebagai kiper starter ketika menghadai Bayern Munchen dan Arsenal.

Namun, setelah PSG harus kalah dengan dua klub tersebut dengan skor 3-1 dan 5-1, dan penampilan cemerlang Areola di musim lalu, Buffon sudah siap untuk turun pangkat dan tak lagi menjadi kiper nomer 1 di PSG.

“Saya belum berbicara dengan siapa pun, tetapi penting bagi saya untuk mengatakan satu hal: Dalam karir 24 tahun saya, tidak ada yang pernah mengatakan kepada saya ‘Anda akan menjadi penjaga gawang utama’,” kata Buffon pada jumpa pers.

“Saya yakin bahwa setiap pemain harus berlatih dan terus menjaga dirinya dalam kondisi terbaik untuk bermain ketika dibutuhkan.”

“Dan sekali lagi saya di sini untuk melakukan yang terbaik ketika saya dipanggil bermain oleh pelatih, tetapi juga untuk membantu semua orang meningkatkan diri. Jadi saya punya dua fungsi.”

Kepindahan yang menarik perhatian publik yang membawa Buffon ke klub juara Ligue 1 datang setelaah mengakhiri karir 17 tahun yang sukses di Juventus.

Pemain Italia yang memenangkan Piala unia tersebut mengungkapkan ia tak menyesal menjalani musim pertamanya di luar Serie A.

“Saya merasa sangat baik,” ujarnya. “Jika saya telah memilih untuk terus bermain dan menerima tantangan seperti itu, itu karena saya menyukai tantangan, saya suka melakukannya dengan baik dan saya suka menyelesaikan pekerjaan saya dengan cara sebaik mungkin.”

“Tantangan adalah yang paling saya sukai dan satu-satunya yang bisa membuat saya tetap bermain. Dan saya ingin memenangkan tantangan ini dengan bantuan semua orang. Karena saya tidak pernah bisa melakukannya sendirian.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *